Surabaya

Fasilitas Penunjang Medik

PERALATAN PENUNJANG MEDIS

Mamografi
Mamografi adalah suatu pemeriksaan untuk mammae (payudara) dengan menggunakan sinar x-ray dosis rendah. Dipakai untuk mendeteksi dini tumor payudara pada wanita, tanpa disertai keluhan atau yang disertai keluhan.

 

Ultrasonography (USG)
USG adalah prosedur yang menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk memindai perut dan rongga rahim, menghasilkan suatu citra (sonogram) dari bayi dan plasenta.

 

Echocardiografi
Alat ini untuk mendeteksi kondisi jantung secara detail sehingga diharapkan dapat ditegakkan diagnosa penyakit jantung secara optimal.

 

Elektrokardiografi (EKG)
EKG adalah rekaman aktivitas listrik jantung atau bioelektrikal pada jantung yang digambarkan dengan sebuah grafik EKG atau dengan kata lain grafik EKG menggambarkan rekaman aktifitas listrik jantung.

 

Electroencephalagrafi (EEG)
Pemeriksaan ini digunakan untuk melihat aktifitas listrik dari permukaan otak, dengan peralatan ini sangat membantu dokter spesialis untuk menentukan keluhan enderita yang berhubungan dengan otak.

 

Electromigrafi (EMG)
Pemeriksaan digunakan untuk melihat trasmisi saraf perifer ke otot dari organ yang menjadi target persarafannya.

 

Elektro Convulsif Therapie (ECT)
ECT adalah suatu tindakan terapi dengan menggunakan aliran listrik dan menimbulkan kejang pada penderita baik tonik maupun klonik. Tindakan ini adalah bentuk terapi pada klien dengan mengalirkan arus listrik melalui elektroda yang ditempelkan pada pelipis klien untuk membangkitkan kejang grandmall.

 

Audiometri
Audiometri dapat mengukur penurunan fungsi pendengaran secara tepat, yaitu dengan menggunakan suatu alat elektronik (audiometer) yang menghasilkan suara dengan ketinggian dan volume tertentu. Ambang pendengaran untuk serangkaian nada ditentukan dengan mengurangi volume dari setiap nada sehingga penderita tidak lagi dapat mendengarnya.

 

Tympanometry
Tympanometry merupakan sejenis audiometri, yang mengukur impedansi (tahanan terhadap tekanan) pada telinga tengah. Timpanometri digunakan untuk membantu menentukan penyebab dari tuli konduktif. Prosedur ini tidak memerlukan partisipasi aktif dari penderita dan biasanya digunakan pada anak-anak.

 

BOA, OAE, ABR dan ASSR
BOA adalah Tes pendengaran melalui pengamatan perilaku (behavioral observation audiometry / BOA ) dapat digunakan untuk mengetes kemampuan mendengar anak secara dini. Tes BOA dapat dilakukan pada semua usia mulai bayi baru lahir dengan mempertimbangkan usia dan status perkembangan anak secara umum. Tes ini lebih efisien, obyektif dan murah. Selain itu tes BOA cukup relibel, menyenangkan, efisien dari segi waktu dan biaya. Tes BOA cukup sederhana dan banyak digunkan orang, khusus untuk anak-anak biasanya menggunakan mainan yang berbunyi seperti bel, terompet.

OAE, menilai fungsi rumah siput secara obyektif dan dapat dilakukan dalam waktu singkat, sangat bermanfaat untuk screening.

ABR Syaraf, Pemeriksaan yang menilai fungsi pendengaran secara obyektif sepanjang jarak pendengaran.

ASSR, Pemeriksaan yang hampir sama dengan ABR namun hasilnya dapat menunjukkan beberapa frekuensi pendengaran sekaligus (frekuensi spesifik).

Unit Bedah Jantung
Pusat Penanganan Gangguan Pendengaran Bayi
Bedah Mikro THT (Cochlear Implant)
Radioterapi
Rehabilitasi Medik dilengkapi dengan Fisioterapi
Bengkel Ortopedic
Hydroterapy & Navy Spa
Oksigen
Hiperbarik(Lakesla)
CT-Scan
MRI
ESWL

Ruang Intensive Care Unit (ICU)
Dua Kamar Operasi
Ruang Recovery
Laboratorium
Radiologi
Ambulance
Helipad
Telp Ambulan :
031 8439229, 8439838

Magnetic Resonance Imaging (MRI)
Whole Body CT Scan
Pemeriksaan Sinar X
Mammografi
Ultrasonografi (USG)
Echocardiografi (EEG)
Patologi Klinik
Patologi Anatomi
Konseling Gizi
Audiometry
Tympanometry
BOA
OAE
ABR
ASSR