Surabaya

TNI Gelar “Operasi Katarak Massal” Untuk Mengeliminasi Angka Kebutaan Akibat Katarak

Dalam rangka percepatan eliminasi angka kebutaan akibat katarak, TNI bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Jawa Timur menggelar bhakti sosial operasi katarak yang dilaksanakan di Rumkital Dr. Ramelan Surabaya, Senin (27/11/17).

Karumkital Dr. Ramelan Laksamana Pertama TNI I.D.G. Nalendra Djaya Iswara, Sp.B., Sp.BTKV (K) dalam sambutan tertulisnya dalam acara pembukaan Bhakti Sosial Operasi Katarak yang dibacakan Wakamed Rumkital Dr. Ramelan Kolonel Laut (K) dr. Sapta Prihartono R., Sp.B., Sp.BA menyampaikan bahwa Katarak merupakan penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan di Indonesia dan di Dunia. Setiap tahun kasus baru katarak selalu bertambah 0,1 % dari jumlah penduduk atau kira-kira 250.000 orang/tahun. Jika tidak segera mengatasi backlog katarak ini maka angka kebutaan di Indonesia semakin lama akan semakin tinggi.

Besarnya backlog katarak disebabkan oleh beberapa factor diantaranya adalah karena pengetahuan masyarakat yang kurang tentang katarak, akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan mata masih terbatas, belum memiliki fasilitas pelayanan kesehatan dan SDM kesehatan yang memadai termasik keberadaan Dokter Spesialis Mata.

Dalam upaya menurunkan angka kebutaan akibat katarak perlu keterlibatan dan partisipasi berbagai pihak termasuk TNI, secara berkesinambungan sehingga upaya pemberantasan buta katarak di Indonesia dapat segera di wujudkan.

“ Pada hari ini kita menyaksikan bersama komitmen Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Ramelan Surabaya bekerja sama dengan Kemenkes RI dan PERDAMI Jawa Timur ikut serta melaksanakan kegiatan untuk mengeliminasi angka kebutaan akibat katarak, dengan menyelenggarakan Bhakti Sosisal operai katarak massal “ ditambahkan Wakamed Rumkital Dr. Ramelan

Pada kesempatan yang sama Ketua Panitia Bhakti Sosial Katarak Kolonel Laut (K) M. Samsudin, Sp.M dalam laporannya menyampaikan bahawa Kegiatan Bhakti Sosial Operasi Katarak yang dilaksanakan selama 4 (empat) hari terhitung mulai tanggal 27-30 November 2017, dari 800 pendaftaran yang terseleksi untuk mengikuti operasi berjumlah 547 orang. Dengan 29 Dokter Spesialis Mata dari TNI, Dinkes Jatim serta PERDAMI Jatim dibantu dengan 19 Tenaga Paramedis asisten operasi ditargetkan dalam 1 (satu) hari mampu melaksanakan 150 operasi katarak.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kapokli Rumkital Dr. Ramelan Kolonel Laut (K) drg. Riza Baharudin, Sp.Perio., M.M., Kepala Bidang P2PTM Dinkes Provinsi Jawa Timur, Wakil Ketua PERDAMI Jawa Timur, Kasi Yankes Dinkes Kota Surabaya, Para Kadep Rumkital Dr. Ramelan, Kakesdam V Brawijaya, Para Kafaskes TNI Wilayah Surabaya dan para tamu undangan.